Fabio Quartararo Merasa Senang Finis Kedua di GP Amerika

BERKAHPOKER Fabio Quartararo memang tak keluar sebagai pemenang pada GP Amerika. Balapan yang berlangsung pada Senin dini hari tersebut dimenangi oleh Marc Marquez.

Quartararo harus puas menyudahi balapan sepanjang 20 lap di posisi runner-up. Walau begitu, Hasil GP Amerika tersebut semakin mendekatkan El Diablo ke gelar juara pertamanya di kelas utama MotoGP musim 2021.

1. Datang dengan keunggulan 48 poin, Quartararo kini berjarak 52 poin dari Bagnaia usai GP Amerika

Quartararo datang ke Circuit of The Americas (COTA) dengan keunggulan 48 poin dari Francesco Bagnaia. Kemenangan atau setidaknya finis di depan Bagnaia jadi hal wajib bagi Quartararo jika ingin tetap menjaga peluang meraih gelar penting dalam karier balapnya.

Pembalap Monster Energy Yamaha itu memang gagal finis terdepan di GP Amerika, tetapi berada di posisi kedua sudah cukup baginya untuk memperlebar keunggulan. Bagnaia sendiri finis tepat di belakangnya, yakni pada posisi ketiga. Jarak poin keduanya pun melebar jadi 52 poin.

2. Jalan Quartararo meraih juara dunia makin terbuka, bisa kunci gelar lebih cepat di Misano

Keberhasilan naik podium sebagai runner-up GP Amerika kian membuka jalan Quartararo untuk meraih gelar juara dunia lebih cepat. Saat ini MotoGP 2021 menyisakan tiga balapan saja. Total ada 75 poin yang bisa diperoleh jika finis di posisi pertama.

Balapan di Misano untuk kali kedua musim ini pada 22–24 Oktober 2021 nanti bisa jadi momen penting bagi Quartararo untuk mengunci gelar juara dunia. Jika ia berhasil menang atau finis di depan Bagnaia, pembalap asal Prancis itu bisa merayakan pesta gelar juara dunia di sana.

3. Quartararo merasa senang finis kedua di GP Amerika dan berada di depan Bagnaia

Quartararo menyatakan rasa bahagianya bisa finis kedua di depan Bagnaia. Baginya, posisi kedua pada GP Amerika adalah yang posisi runner-up terbaik dalam kariernya. AGEN POKER TERPERCAYA

4. Quartararo akui merasa stres beberapa saat sebelum balapan GP Amerika dimulai

Quartararo mengaku merasa stres sebelum balapan dimulai. Namun, perasaan itu seketika sirna saat balapan dimulai. Pada prosesnya, ia mampu mempertahankan posisi kedua hingga akhir balapan.

Sebelum mulai balapan aku merasa sedikit stres. Namun, dari tikungan pertama saat balapan dimulai, rasa stres itu hilang dan aku melakukan balapan dengan sangat baik, ujarnya.

5. Quartararo ingin kejar Marc Marquez, tak bisa melakukannya karena perbedaan kecepatan

Quartararo berusaha mengejar Marc Marquez sepanjang balapan. Namun, ia gagal melakukannya lantaran Marc Marquez punya kecepatan lebih baik dengan ban bekas yang dipakainya.

Namun, aku tak punya kecepatan layaknya Marc Marquez, terutama dengan ban bekas yang aku merasa kesulitan saat memakainya. Pada akhirnya, tujuan utamaku memperoleh podium dan kami meraihnya. AGEN POKER ONLINE

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *