Agen Sakong Online

Penyesalan Lionel Messi Sepanjang Karier di Dunia Sepak Bola

BERKAHPOKER Kehebatan Lionel Messi sebagai pesepak bola tentu tidak diragukan lagi. Keberhasilannya mengantarkan Barcelona memenangi sejumlah gelar membuat dirinya dinobatkan beberapa kali menjadi pemain terbaik.

Selama 16 tahun membela Barca, peran sang pemain belum juga tergantikan di tim utama hingga saat ini. Di usia 33 tahun, Messi sekarang sudah mendekati masa-masa terakhirnya sebagai pesepak bola.

1. Gagal di turnamen Piala Dunia

Piala Dunia adalah ajang paling bergengsi dan terbesar antar negara di seluruh dunia. Walau Messi berhasil meraih banyak gelar di level klub, ia tidak pernah berhasil mempersembahkan trofi bagi negaranya, termasuk Piala Dunia.

Sepanjang kariernya bermain di Piala Dunia, pencapaian terbaik La Pulga tercipta pada tahun 2014. Ketika itu, Argentina tampil sangat baik di babak fase grup dan berhasil lolos sebagai pemuncak klasemen dengan perolehan 9 poin.

2. Gagal memenuhi janjinya mengembalikan trofi Liga Champions ke Camp Nou

Lionel Messi ditunjuk sebagai kapten tim Barcelona pada tahun 2018. Setelah disahkan, sang pemain kemudian memberikan pidato pertamanya. Ketika itu, mega bintang asal Argentina ini berujar ke pendukung Barcelona akan mengembalikan trofi Liga Champions ke Camp Nou.

Namun, sampai saat ini, janji yang diucapkan oleh Messi itu belum juga terwujud. Di Liga Champions musim ini, Barcelona harus puas tersingkir di babak 16 besar setelah dikalahkan oleh tim asal Prancis, Paris Saint-Germain dengan agregat skor 5-2.

3. Tragedi ‘Burofax’ dari Messi

AGEN POKER TERPERCAYA Di Liga Champions musim lalu, Barcelona dibantai habis oleh Bayern Munchen dengan skor 8-2. Kekalahan itu menjadi salah satu yang terbesar sepanjang sejarah Barcelona.

Namun dalam beberapa pekan kemudian, Messi membatalkan keputusannya itu karena klausul pelepasan sang pemain terlalu mahal untuk klub-klub lain. Ia juga menghargai Barcelona dengan tidak mengambil jalur hukum ke pengadilan.

4. Belum mampu mempersembahkan gelar bagi Argentina

Argentina merupakan salah satu negara yang sepak bolanya sangat maju di Amerika Selatan. Sejumlah pemain hebat telah dilahirkan oleh negara berjuluk La Albiceleste tersebut.

Munculnya Messi membuat sejumlah orang berspekulasi bahwa sang pemain mampu membawa tim nasional Argentina kembali berjaya. Namun, hingga saat ini, pemain kelahiran Rosario tersebut belum mampu memutus paceklik rekor buruk Argentina di ajang internasional.

5. Kalah di tiga final dalam tiga tahun

Argentina sebetulnya bisa mengakhiri paceklik trofi, di mana mereka pernah melaju ke tiga final dalam tiga turnamen berbeda. Pada tahun 2014, Argentina melaju ke partai final Piala Dunia dan bertemu dengan Jerman.

Tak berhenti sampai di situ, Argentina kembali masuk ke final pada turnamen Copa America Centenario pada tahun 2016. Sayangnya, Messi dan kolega harus kembali kalah dari Chile di partai final melalui babak tendangan penalti dengan skor 4-2. AGEN POKER ONLINE

Agen Sakong Online

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *