Vaksinasi Menjadi Garda Depan untuk Melindungi Tubuh dari Paparan Virus

BERKAHPOKER Di masa pandemik ini, vaksin COVID-19 merupakan suatu hal penting yang harus segera didistribusikan kepada masyarakat luas. Vaksinasi telah menjadi garda paling depan untuk melindungi tubuh dari paparan virus.

Namun sayangnya, sejumlah fakta keliru seputar vaksinasi masih saja beredar di kalangan masyarakat. Hal tersebut menyebabkan sejumlah orang menjadi enggan dan ragu untuk melakukan vaksinasi.

1. Pemerintah menyisipkan microchip ke dalam vaksin COVID-19 sebagai alat pelacak

Penyisipan microchip ke dalam vaksin oleh pemerintah adalah fakta yang keliru. Ini merupakan sebuah teori konspirasi yang booming sejak awal munculnya vaksin COVID-19.

Menurut keterangan dari William Schaffner, Profesor Kedokteran Pengobatan Pencegahan serta Penyakit Menular di Vanderbilt University Medical Center, Nashville, Amerika Serikat, ukuran microchip tidak cukup kecil untuk bisa disuntikkan dengan jarum.

2. Vaksin COVID-19 bisa menyebabkan kemandulan

Desas-desus tentang vaksin COVID-19 yang bisa menyebabkan kemandulan merupakan mitos yang tak ada bukti ilmiahnya. Schaffner menjelaskan bahwasanya vaksin tidak ada hubungannya dengan DNA pada sel-sel reproduksi manusia.

3. Vaksin COVID-19 dapat ciptakan magnet di dalam tubuh

Namun, saat berbicara dengan anggota parlemen Ohio, ternyata pernyataannya itu bertujuan untuk menghentikan segala bisnis lembaga dan pemerintah terkait vaksinasi. Para ahli medis pun memberi klarifikasi bahwasanya tidak ada bukti ilmiah mengenai magnet di dalam tubuh usai disuntik vaksin COVID-19. AGEN POKER TERPERCAYA

4. Vaksin COVID-19 menyebabkan varian virus di dalam tubuh

Diketahui, beberapa varian virus bisa lebih berbahaya dari virus asalnya. Maka dari itu, World Health Organization (WHO) menetapkan segala varian dari virus COVID-19 adalah ‘variant of concern’ atau varian yang harus diperhatikan.

5. Vaksin COVID-19 memberikan efek komplikasi kesehatan jangka panjang

Gagasan tentang vaksin COVID-19 yang bisa memberikan efek komplikasi kesehatan dalam jangka panjang adalah keliru. Faktanya, Schaffner menyampaikan bahwa dari daftar panjang vaksin yang telah digunakan selama beberapa dekade, tidak ada yang terbukti menciptakan efek jangka panjang.

Itulah beberapa fakta keliru seputar vaksin COVID-19. Mulai sekarang, kita harus menepis segala fakta keliru terkait vaksinasi. Semoga setelah membaca informasi ini. AGEN POKER ONLINE

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *